Martial Godo Viral Latihan Mata Saat Pemanasan, Langsung Cetak Gol Pertama Musim Ini

Makassar1 Dilihat

Makassarviral.com, Jakarta, Senin, 02/11/2026 — Martial Godo mencetak gol pertamanya musim ini setelah melakukan latihan mata saat pemanasan sebelum laga pekan kesembilan Liga Prancis melawan Auxerre.

Godo Cetak Gol Pertama Setelah Latihan Mata Viral

Strasbourg menang besar 5-1 atas Auxerre di Stade de la Meinau.

Kelima gol dicetak oleh Godo, Dario Essugo, Conrad Harder, dan dua gol Gessime Yassine.

Sebelum sepak mula, Godo terlihat melakukan serangkaian latihan mata.

Ia menggerakkan jari di depan wajah, mengalihkan pandangan ke berbagai titik, dan menutup salah satu mata bergantian.

Rutin itu dilakukan untuk mempertajam penglihatan dan mengaktifkan visualisasi.

Menurut laporan, penelitian menunjukkan latihan semacam ini dapat meningkatkan kesadaran dan kecepatan memproses lingkungan sekitar.

“Sebagai seorang penyerang, saya suka melakukan visualisasi sebelum pertandingan. Hal itu menempatkan saya dalam situasi yang menyerupai kenyataan,” kata Martial Godo, Penyerang Strasbourg, Senin, 02/11/2026.

Ahli Sebut Pelatihan Visual Bisa Dilatih Seperti Fisik

Optometris dan spesialis penglihatan olahraga Patrícia Rodrigues menilai pelatihan visual semakin lazim di sepak bola modern.

Ia pernah bekerja untuk Aston Villa, Tottenham, dan Leeds.

Menurutnya, enam minggu pelatihan visual dapat meningkatkan kemampuan visuomotor pemain.

Bagi penyerang, artinya bisa membaca pergerakan bek sepersekian detik lebih cepat.

“Poin kuncinya adalah pemain tidak bereaksi terhadap apa yang sedang terjadi, melainkan terhadap apa yang ia persepsikan. Kemampuan menyerap informasi visual pun dapat dilatih, sama seperti aspek fisik,” kata Patrícia Rodrigues, Spesialis Penglihatan Olahraga, Senin, 02/11/2026.

Ia menyebut aspek yang dilatih meliputi pelacakan bola, penglihatan periferal, hingga kecepatan pemrosesan informasi.

Tren di Kalangan Pemain Top

Godo bukan satu-satunya pemain yang menerapkan metode ini.

Wout Weghorst terlihat melakukan latihan jari serupa untuk mempertajam kesadaran.

Trent Alexander-Arnold menjalani program enam minggu bersama dokter mata Dr Daniel Laby.

Program mencakup penutup mata, latihan penglihatan periferal, dan realitas virtual untuk meningkatkan pengenalan opsi operan.

“Jika saya bisa melihat seluruh lapangan dan mengetahui setiap opsi yang tersedia, maka saya bisa mengambil keputusan yang tepat setiap saat,” kata Trent Alexander-Arnold.

“Penglihatan bukanlah aspek yang pernah saya latih sebelumnya. Saya rasa belum ada seorang pun di dunia sepak bola yang benar-benar melatihnya, jadi ini adalah kesempatan yang tidak boleh saya lewatkan,” tuturnya.

Pelatihan visual kini menjadi bagian persiapan rutin sejumlah pemain elite untuk mempercepat pengambilan keputusan di lapangan.

Komentar