Makassarviral.com, Makassar, Sabtu, 31/10/2026 — Kementerian Kehutanan mencatat 160 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi secara nasional dan tetap memusatkan operasi lapangan di Kalimantan Tengah.
Kementerian Kehutanan Catat 160 Hotspot Nasional, Kalimantan Tengah Prioritas
Kementerian Kehutanan mencatat 160 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi secara nasional, menambah enam titik dari sehari sebelumnya.
Kalimantan Tengah mencatat 12 hotspot prioritas, sementara Kalimantan Selatan memiliki satu hotspot, dan empat provinsi lainnya menampilkan tidak ada indikasi.
Data pemantauan SiPongi hingga Jumat malam menampilkan peningkatan total hotspot nasional.
Hotspot mengindikasikan anomali suhu permukaan lahan, bukan jumlah atau luas kebakaran secara langsung.
Pemadaman gambut masih berlangsung di Sungai Koran dan kawasan Tjilik Riwut kilometer 32 di Palangka Raya.
Operasi juga meliputi KHDTK Tumbang Nusa serta beberapa lokasi di Kabupaten Pulang Pisau.
Kebakaran pada lahan gambut memerlukan pembasahan dan penyisiran karena material dapat bertahan setelah hujan atau ketika api tidak terlihat.
Di Kalimantan Selatan, beberapa lokasi telah dipadamkan, tetapi asap masih ditemukan di Landasan Ulin Barat.
Sebanyak 61 armada udara, termasuk 24 pesawat patroli dan 37 helikopter, mendukung penanganan karhutla di berbagai wilayah.
Operasi udara berjalan bersamaan dengan patroli, pemeriksaan lapangan, pemadaman, pembasahan, dan pendinginan oleh tim gabungan.
Kemenhut meminta masyarakat dan pelaku usaha tidak membakar lahan untuk mencegah eskalasi hotspot.
Dampak Operasi dan Rekomendasi bagi Masyarakat
Peningkatan hotspot menandakan risiko lebih besar bagi kawasan gambut, sehingga penanganan yang intensif menjadi krusial.
Kementerian menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mencegah pembakaran lahan.
Penutup Penanganan hotspot nasional terus berlanjut dengan koordinasi tim lapangan dan assets udara.







Komentar