Makassarviral.com, Jakarta, Sabtu, 31/10/2026 — J.M.L. Bohl, warga negara Belanda, pernah menguasai lahan partikelir Matraman seluas sekitar 400 hektare selama 41 tahun pada masa kolonial Hindia Belanda.
Asal Usul dan Karir Awal
Bohl lahir pada tahun 1848 dan tiba di Batavia pada 1864 saat berusia 16 tahun.
Ia memulai karir di perusahaan perdagangan Pitcairn Syme & Co.
Ketekunan kerja membawa ia mengumpulkan kekayaan yang lalu dinvestasikan ke properti.
Kekuasaan Lahan 400 Hektar
Berdasarkan direktori Adresboek van Nederlandsch-Indië voor den Handel edisi 1896 Bohl menguasai 502 bau tanah di Matraman.
Luas tersebut setara dengan sekitar 400 hektare.
Kawasan itu mencakup Matraman dan Sinajan dekat Paal Merah.
Di atas tanahnya ia membangun kediaman mewah dengan puluhan rusa peliharaan.
Lahan tersebut dikelola produktif untuk pertanian padi dan kelapa.
Kehidupan Terpencil dan Akhir Hayat
Bohl dikenal hidup tertutup dan jarang bergaul dengan publik.
Nama ia dikenal kalangan elite kolonial karena status tuan tanah raksasa.
Ia pernah dicalonkan anggota dewan perwakilan wilayah Meester Cornelis.
Bohl meninggal pada usia 72 tahun di rumah sakit Jalan Salemba.
Kematian disebabkan komplikasi gagal ginjal pasca operasi usus buntu.
Kematiannya mengakhiri era penguasaan privat tanah Matraman selama 41 tahun.
Asetnya kemudian diambil alih oleh pemerintah kolonial.







Komentar