Sulseltimes.com, Jakarta, Jumat, 30/10/2026 — PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) mencatatkan laba bersih naik 56% pada kuartal III 2026, mencapai Rp1,69 triliun per September 2026.
Pendapatan perusahaan mencapai Rp9,8 triliun, naik 9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan Didorong Pembiayaan Kendaraan
Kenaikan laba terbesar sejak lama dipicu oleh pemulihan sektor kredit kendaraan, yang kembali diminati warga setelah beberapa tahun kesulitan likuiditas pasar.
Pembiayaan baru ADMF mencapai Rp35,1 triliun selama sembilan bulan 2026, naik 13%.
Piutang pembiayaan yang dikelola perusahaan mencapai Rp65,8 triliun, meningkat 7% yoy.
Rasio Kredit Bermasalah Turun
Rasio pembiayaan bermasalah (NPF) gross konsolidasian ADMF turun menjadi 1,8% pada September 2026, menurun dari 2,1% pada tahun sebelumnya.
Penurunan NPF ini menunjukkan stabilitas portofolio kredit meski aktivitas pembiayaan membesar.
Dampak dan Prospek
Manajemen ADMF menilai pertumbuhan ini berkelanjutan seiring pemulihan konsumen dan dukungan kebijakan pemerintah terhadap sektor keuangan inklusif.
Perusahaan tetap fokus mengendalikan risiko kredit sambil memperluas jangkauan pasar, termasuk melalui digitalisasi layanan.
Dengan basis kredit yang pulih dan pertumbuhan laba yang konsisten, ADMF diproyeksikan akan terus mendukung pertumbuhan sektor keuangan nasional.







Komentar