mediasulsel.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan tidak akan ada pengadaan kendaraan dinas baru di lingkup Pemkot Makassar sepanjang 2026. Kebijakan ini diambil sebagai langkah efisiensi anggaran dan komitmen memprioritaskan kebutuhan masyarakat.
Munafri menyebut kendaraan dinas yang ada masih layak digunakan, termasuk mobil listrik Hyundai Ioniq 5 yang dipakai untuk aktivitas harian.
“Tidak ada pengadaan mobil dinas baru. Kendaraan yang ada masih sangat memadai untuk operasional,” tegasnya, Rabu (15/4/2026).
Menurutnya, anggaran yang sebelumnya dialokasikan untuk pengadaan atau sewa kendaraan akan dialihkan ke program yang lebih berdampak langsung bagi masyarakat, seperti sektor pendidikan, perbaikan infrastruktur hingga lorong permukiman, serta kebutuhan warga di wilayah kepulauan.
Selain lebih hemat bahan bakar, penggunaan kendaraan listrik juga dinilai efisien karena didukung fasilitas perawatan yang tersedia di Makassar.
Munafri menilai, dengan kondisi kendaraan yang masih layak dan karakter wilayah yang tidak ekstrem, pengadaan mobil dinas baru bukanlah prioritas. Kebijakan ini juga berlaku untuk seluruh jajaran, mulai dari Wali Kota, Wakil Wali Kota, hingga kepala dinas.
Langkah ini sekaligus menegaskan arah belanja daerah yang lebih berpihak pada kepentingan publik dibanding peningkatan fasilitas pejabat.








Komentar