Santri Asal Makassar Temukan Celah Keamanan Sistem NASA dan University of Melbourne

Makassar3 Dilihat

Sulseltimes.com, Makassar, Selasa, 15/09/2026 — Muhammad Al Hindawi, santri kelas 12 Pondok Pesantren Al Imam Ashim Makassar, berhasil menemukan celah keamanan kritis berjenis SQL Injection pada sistem NASA dan University of Melbourne melalui platform Bugcrowd.

Ia melaporkan temuan tersebut melalui program resmi Vulnerability Disclosure Program (VDP) dan telah divalidasi oleh tim keamanan siber kedua institusi dunia tersebut.

Proses Penemuan Celah Keamanan

Al Hindawi mengaku baru sekitar empat hingga lima bulan mempelajari cybersecurity secara otodidak.

Ia mengasah kemampuannya lewat tutorial di YouTube dan mempelajari laporan riset keamanan siber yang dipublikasikan peneliti lain di Bugcrowd.

"Saat melakukan pemetaan, awal mulanya saya menggunakan Subfinder untuk mengumpulkan subdomain, lalu mengecek status response code-nya menggunakan httpx," kata Muhammad Al Hindawi, santri kelas 12 Pondok Pesantren Al Imam Ashim, Selasa, 15/09/2026.

Dari sana, baru ia mencari sistem yang rentan terkena SQL Injection.

Pengakuan Resmi dari NASA dan University of Melbourne

Hingga saat ini, Al Hindawi tercatat berhasil menemukan dua celah keamanan kritis pada sistem NASA dan satu celah keamanan kritis pada University of Melbourne, universitas peringkat satu di Australia sekaligus 19 terbaik di dunia.

Atas kontribusinya, ia menerima surat penghargaan resmi atau Letter of Recognition (LOR) dari NASA serta konfirmasi validasi resmi dari tim Cyber Operations University of Melbourne.

Bukti Ketekunan Belajar Otodidak

Sebelum menembus institusi berkelas dunia, Al Hindawi juga sempat menemukan celah keamanan pada sistem pondok pesantren tempatnya menimba ilmu.

Kisahnya menambah daftar panjang talenta muda Indonesia yang berhasil menembus program keamanan siber institusi berskala global secara mandiri.

Prestasi ini membuktikan bahwa ketekunan belajar otodidak mampu menembus batas tanpa harus bergantung pada latar belakang pendidikan formal di bidang teknologi informasi.