Sawah Terdampak Tumpahan MFO PT Vale Dinyatakan Aman, Hasil Panen Layak Dikonsumsi

Makassar16 Dilihat

Makassarviral.com, Sorowako, Sabtu, 17/10/2026 — Padi panen dari lahan sawah yang terdampak tumpahan minyak MFO PT Vale di Kecamatan Towuti dinyatakan aman dikonsumsi setelah melalui pengujian laboratorium independen. Hasil uji ini menjadi bagian dari rangkaian remediasi yang dilakukan PT Vale bersama kementerian, institusi ahli, dan Pemerdes Luwu Timur untuk memastikan ketahanan pangan masyarakat kembali terjaga.

Hasil Uji Gabah Aman untuk Dikonsumsi

Para ahli dari IPB Consulting, Laboratorium ICBB, Laboratorium BRMP Pascapanen Pertanian, Kementerian Pertanian, serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu Timur menguji sampel gabah dari area demplot yang terdampak.

Seluruh sampel yang diuji menunjukkan bahwa kadar polusi atau residu minyak tidak melebihi ambang batas yang ditetapkan.

Berdasarkan hasil uji tersebut, para tim ahli menyatakan bahwa padi dari area terdampak masih memenuhi standar mutu dan keamanan pangan.

Komitmen PT Vale untuk Pemulihan Pertanian

Head of External Relations Sorowako & Outer Area PT Vale Indonesia, Yusri Yunus menyampaikan bahwa perusahaan memiliki komitmen tinggi untuk menjalankan operasional yang bertanggung jawab.

“Kami ingin memastikan bahwa lahan pertanian masyarakat bersih dan dapat kembali produktif dengan hasil yang aman,” ujar Yusri Yunus, Sabtu, 17/10/2026.

Setelah kejadian tumpahan, PT Vale segera melakukan pembersihan area terdampak dan memulai program pendampingan pertanian.

Program ini dilaksanakan di enam desa yang terdampak, antara lain Desa Lioka Dusun Molindowe, Lioka Dusun Polapi, Baruga, Langkea Raya, Matompi, dan Timampu.

Budidaya padi dilakukan sejak bulan Februari hingga September 2026 di lahan-lahan tersebut.

Respon Pemerdes dan Masyarakat

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam menyampaikan apresiasi atas kolaborasi semua pihak dalam menangani insiden ini.

“Apa yang menjadi keraguan dan keresahan kita, alhamdulillah hari ini sudah terjawab semua,” kata Bupati, Sabtu, 17/10/2026.

Dia menambahkan bahwa hasil dari dua laboratorium tersebut memberi kepastian bagi petani untuk melanjutkan musim tanam kedua.

“Saya berharap tidak ada lagi kecemasan. Vale akan mendampingi musim tanam kedua dan memberikan bantuan bibit,” pungkasi Bupati.

Seorang petani dari Desa Timampu, Mursalim menyatakan rasa syukurnya atas hasil uji yang memastikan keamanan pangan.

“Dari hasil dua lab yang disampaikan, kita bisa ambil kesimpulan bahwa penanaman berikutnya bisa kita lakukan karena hasilnya sudah layak konsumsi,” ucap Mursalim.

Pemulihan Berkelanjutan untuk Masa Depan

Rangkaian penanganan holistik ini termasuk pembersihan, identifikasi dampak, kompensasi, hingga pengujian akhir menjadi bentuk komitmen nyata agar masyarakat dapat kembali bertani dengan aman.

Seluruh upaya ini bertujuan agar rantai ekonomi pertanian di Kecamatan Towuti kembali berjalan normal tanpa hambatan ekologis.

Dengan hasil uji yang memastikan keamanan pangan, para petani diharapkan dapat kembali melanjutkan produksi pangan dengan rasa tenang dan harapan yang lebih baik.

Komentar