Kabar Baik Modal Asing di Tengah Pelemahan Rupiah
Makassarviral.com, Makassar, Jumat, 06/11/2026 — Rupiah melemah 8,45% menjadi Rp18.077 per dolar AS pada Oktober 2026, namun arus modal asing US$500 juta masuk obligasi menjadi kabar baik menurut Irman Faiz, Kepala Ekonom Bank Danamon, Jumat, 06/11/2026.
Irman Faiz mengatakan masuknya modal asing menandakan investor asing percaya pada instrumen piutang Indonesia.
Pemerintah dan bank sentral berharap stabilitas nilai tukar dapat diperkuat meski tekanan inflasi global masih tinggi.
Prospek Minyak Dunia dan Tantangan Inflasi
Penurunan harga minyak mentah global berpotensi meningkatkan pasokan minyak, namun penurunan inflasi konsumen tidak segera karena kendala distribusi.
Bank sentral AS belum mampu menurunkan suku bunga karena inflasi masih menantang, menambah tekanan pada nilai tukar rupiah.
Irman Faiz memproyeksikan nilai tukar rupiah akan mencapai Rp18.032 per dolar AS pada akhir tahun 2026 sementara arus modal asing masih menunggu penjelasan lebih lanjut.
Pemerintah dan bank sentral berharap stabilitas nilai tukar semakin baik meskipun tekanan inflasi global belum hilang.







Komentar