Program MYP Gubernur Sulsel Dinilai Perkuat Konektivitas Antarwilayah

Makassar1 Dilihat

Makassarviral.com, Makassar, Sabtu, 08/08/2026 — Penghargaan detiktimur Awards 2026 yang diterima Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman atas pembangunan infrastruktur melalui program Multi Years Project (MYP) mendapat apresiasi dari sejumlah kepala daerah.

Apresiasi Wali Kota Makassar

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyebut penghargaan tersebut sebagai pengakuan atas komitmen menghadirkan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Saya sangat mengapresiasi perjuangan Pak Gubernur menghadirkan konektivitas di Sulawesi Selatan melalui sebuah proyek yang spektakuler,” kata Munafri Arifuddin, Wali Kota Makassar, Sabtu, 08/08/2026.

Ia menilai langkah tersebut merupakan terobosan luar biasa untuk menekan biaya ekonomi.

Pembangunan infrastruktur yang saling terhubung juga dinilai dapat meningkatkan efisiensi distribusi barang.

Arus mobilitas masyarakat juga menjadi semakin lancar.

Pandangan Bupati Maros

Senada dengan itu, Bupati Maros Chaidir Syam menilai penghargaan tersebut sangat wajar karena berbagai pembangunan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah dirasakan manfaatnya.

“Kami menganggap Bapak Gubernur adalah bapak pembangunan di Sulawesi Selatan yang kita cintai,” kata Chaidir Syam, Bupati Maros, Sabtu, 08/08/2026.

Ia mengatakan pembangunan jalan yang menghubungkan Maros dengan sejumlah kabupaten mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Kabupaten Maros mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 9,53 persen pada semester pertama.

Cakupan Program Multi Years Project

Gubernur Sulawesi Selatan sebelumnya menerima penghargaan kategori Pembangunan Infrastruktur Terpadu dan Konektivitas Wilayah.

Penghargaan itu diberikan atas komitmen mempercepat pemerataan pembangunan melalui program Multi Years Project.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan membangun lebih dari 1.400 kilometer infrastruktur jalan yang menghubungkan berbagai wilayah.

Program strategis ini menggunakan skema kontrak tahun jamak periode 2025 hingga 2027.

Alokasi anggaran program tersebut mencapai Rp3,7 triliun dari hasil efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.

Alokasi Anggaran dan Sektor Lain

Dana sebesar Rp2,5 triliun dialokasikan untuk pembangunan sekitar 1.400 kilometer jalan pada hampir 100 ruas yang tersebar di 24 kabupaten dan kota.

Program ini juga mencakup rehabilitasi jaringan irigasi untuk mendukung sektor pertanian.

Selain itu, terdapat pembangunan rumah sakit regional untuk memperluas akses layanan kesehatan masyarakat.

Komentar