Prabowo Tegas di May Day: Potongan Aplikator Ojol Harus di Bawah 10 Persen

Daerah6 Dilihat

mediasulsel.id  – JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menunjukkan keberpihakannya kepada para pengemudi ojek online (ojol) saat menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026).

Dalam pidatonya di hadapan ribuan buruh, Prabowo secara tegas menyatakan tidak setuju jika potongan tarif oleh aplikator berada di angka 10 persen. Ia bahkan meminta agar potongan tersebut harus lebih rendah dari angka tersebut.

“Kalian minta 10 persen? Saya katakan di sini, saya tidak setuju. Harus di bawah 10 persen,” tegasnya, disambut sorak sorai massa yang hadir.

Prabowo menilai selama ini para pengemudi ojol bekerja keras di lapangan, namun pembagian pendapatan dinilai belum sepenuhnya adil. Ia pun menekankan bahwa pemerintah akan berpihak pada pekerja.

“Yang berkeringat itu pengemudi, tapi yang besar dapat untung justru aplikator. Ini harus kita benahi,” ujarnya dengan nada tegas.

Lebih lanjut, Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online. Aturan ini mencakup jaminan perlindungan bagi para pengemudi, termasuk pemberian BPJS Kesehatan dan jaminan kecelakaan kerja.

Selain itu, pemerintah juga mendorong skema pembagian pendapatan yang lebih berpihak kepada pengemudi, dengan porsi minimal mencapai 92 persen untuk mitra pengemudi.

Langkah ini diharapkan menjadi angin segar bagi jutaan pengemudi transportasi online di Indonesia, sekaligus menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam menciptakan keadilan ekonomi di sektor digital.

source