Makassarviral.com, Jakarta, Minggu, 01/11/2026 — Departemen Kehakiman Amerika Serikat mengajukan dakwaan terhadap Gannon Ken Van Dyke, anggota Angkatan Darat AS, atas dugaan penggunaan informasi rahasia pemerintah untuk meraih keuntungan di platform prediksi Polymarket.
Dugaan Penyalahgunaan Informasi Operasi Militer
Departemen Kehakiman AS menyatakan Van Dyke memiliki akses terhadap perencanaan dan pelaksanaan operasi penangkapan Nicolás Maduro di Venezuela.
Akses terhadap informasi yang belum tersedia bagi publik diduga dimanfaatkan untuk memasang posisi pada kontrak prediksi terkait Venezuela dan Maduro.
Menurut jaksa, Van Dyke melakukan sekitar 13 taruhan dengan nilai keseluruhan sekitar US$33.034.
Keuntungan yang diduga diperoleh dari transaksi tersebut mencapai sekitar US$409.881.
Detail Dakwaan dan Alur Dana
Jaksa juga menduga sebagian besar hasil transaksi dipindahkan melalui penyimpanan kripto di luar negeri sebelum masuk ke rekening broker daring baru.
Pengumuman resmi mencantumkan lima dakwaan, termasuk pelanggaran Commodity Exchange Act, penipuan melalui sarana elektronik, dan transaksi moneter yang diduga melanggar hukum.
Ancaman maksimum yang dicantumkan dalam pengumuman bukan hukuman yang telah dijatuhkan.
Status Perkara sebagai Tuduhan
Seluruh uraian perbuatan dalam dakwaan harus dibaca sebagai tuduhan yang masih memerlukan pembuktian.
Dakwaan merupakan tuduhan, bukan putusan bersalah.
