Bawaslu Sulsel Sebut Pilketos Bisa Jadi Model Ideal Pemilu 2029

Makassar4 Dilihat

Makassarviral.com, Makassar, Minggu, 20/09/2026 — Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan menilai Pemilihan Ketua OSIS atau Pilketos serentak di tingkat SMA/SMK se-Sulawesi Selatan berpotensi menjadi model ideal bagi Pemilihan Umum di Indonesia.

Nilai Edukasi Demokrasi di Sekolah

Pelaksanaan Pilketos dinilai tidak sekadar agenda rutin tahunan di lingkungan sekolah.

Ajang ini berpotensi menjadi percontohan ideal bagi tata kelola Pemilu di masa mendatang jika dikelola dan dikawal dengan baik.

“Ini adalah laboratorium yang sangat penting dalam penguatan demokrasi kita. Bahkan, apa yang dilakukan oleh anak-anakku para pengurus OSIS, panitia, pengawas, hingga peserta dan pemilihnya, bisa jadi contoh konkret ke depan dalam proses perbaikan sistem Pemilu di Indonesia,” kata Saiful Jihad, Anggota Bawaslu Sulsel, Minggu, 20/09/2026.

Proses demokrasi di tingkat sekolah merupakan sarana pembentukan karakter generasi muda yang paling efektif.

Sekolah hadir sebagai miniatur negara yang mempraktikkan langsung prinsip kejujuran, keadilan, dan akuntabilitas dalam memilih pemimpin.

Pentingnya Pengawalan Tahapan

Esensi utama Pilketos serentak terletak pada pemahaman substansi dari setiap tahapan, bukan berhenti pada seremonial belaka.

Pengawalan terhadap tahapan harus dilakukan secara cermat agar nilai-nilai edukasi demokrasi tersampaikan secara utuh kepada para siswa.

Salah satu tahapan yang menjadi perhatian adalah penyusunan dan pemutakhiran data pemilih di sekolah.

Pengalaman mengelola data siswa di sekolah menjadi pelajaran berharga untuk membangun kesadaran kepemilikan sejak dini.

“Meski data siswa sudah ada di sekolah, penampilan dan verifikasi daftar pemilih tetap penting. Yang ingin kita tanamkan adalah kesadaran bersama bahwa memastikan diri terdaftar sebagai pemilih yang sah merupakan bentuk tanggung jawab warga negara yang memiliki hak pilih,” kata Saiful Jihad, Kordiv Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Sulsel, Minggu, 20/09/2026.

Persoalan penetapan daftar pemilih tetap atau DPT kerap menjadi catatan kritis dalam pemilu tingkat nasional.

Melalui Pilketos, para pelajar diajarkan pentingnya ketelitian data agar tidak ada warga sekolah yang kehilangan hak pilihnya.

Kampanye Damai dan Sinergi Penyelenggara

Tahapan deklarasi kampanye damai menyoroti pentingnya menjaga kondusivitas serta budaya kesantunan berdemokrasi di kalangan siswa.

Kompetisi antarcalon tidak boleh memicu pembelahan sosial di lingkungan sekolah.

“Perbedaan pilihan adalah hal yang lumrah dan menjadi ruang untuk berdiskusi serta bertukar pikiran secara santun. Kita tidak ingin kultur pemilu yang tidak sehat, seperti perselisihan antarwarga atau kerabat hanya karena beda pilihan, terulang di lingkungan sekolah. Calon lain atau pendukung lain bukanlah musuh, melainkan mitra belajar berdemokrasi,” kata Saiful Jihad, Anggota Bawaslu Sulsel, Minggu, 20/09/2026.

Keberhasilan pesta demokrasi sekolah membutuhkan sinergi dari empat komponen utama.

Komponen tersebut meliputi penyelenggara teknis, pengawas, peserta kontestasi, dan pemilih.

Keempat komponen tersebut harus bergerak selaras di bawah naungan aturan main yang disepakati.

Peran birokrasi yang bersih dan netral direpresentasikan oleh komitmen penuh Kepala Sekolah, Pembina OSIS, serta para guru untuk mendampingi tanpa melakukan intervensi.

Praktik Baik yang Mendapat Apresiasi

Program Pilketos serentak ini mendapatkan apresiasi dari Bawaslu Republik Indonesia.

Inisiatif yang digagas oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan bersama Bawaslu dan KPU Sulsel ini dinilai sebagai praktik baik pembinaan demokrasi pemula yang patut direplikasi di daerah lain.

“Alhamdulillah, kolaborasi ini telah berjalan berkelanjutan dengan terus melakukan perbaikan tata kelola dari tahun ke tahun. Sinergi antara Bawaslu, KPU, dan Disdik yang tertuang dalam nota kesepahaman menjadi fondasi kuat dalam mengawal pendidikan politik generasi muda,” kata Saiful Jihad, Anggota Bawaslu Sulsel, Minggu, 20/09/2026.

Pendampingan melekat dari jajaran Bawaslu Kabupaten dan Kota di seluruh Sulawesi Selatan diharapkan dapat memastikan proses Pilketos berjalan jujur, adil, dan transparan.

Langkah ini diharapkan dapat melahirkan figur pemimpin masa depan yang berintegritas tinggi.