Seluruh Kursi Penuh, Makassar Leadership Summit Bawa Pesan JK Soal Kepemimpinan ala Bugis

Makassar1 Dilihat

Makassarviral.com, Makassar, Jumat, 09/10/2026 — Makassar Leadership Summit 2026 yang digelar di Hotel Claro Makassar berhasil menghabiskan seluruh kursi peserta, dengan peserta dan pembicara dari berbagai kota termasuk Jakarta mendiskusikan kepemimpinan, sumber daya manusia, keberlanjutan, dan tantangan dunia usaha.

Kepemimpinan ala Bugis dari JK

Di antara banyak pesan, Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, HM Jusuf Kalla, menyampaikan keynote speech melalui video dari Amerika Serikat.

JK menekankan empat karakter penting seorang pemimpin menurut budaya Bugis-Makassar: macca (cerdas), warani (berani), getteng (tegas), dan malempu (jujur).

Kecerdasan, katanya, tidak selalu ditentukan oleh tingginya pendidikan formal.

Dalam sejarah kepemimpinan, ada tokoh yang pendidikan formalnya rendah namun mampu menjadi pemimpin hebat.

Seseorang yang berani mengambil keputusan dan tegas menjalankannya tanpa ragu-ragu, lanjut JK, adalah pemimpin yang kuat.

Nilai terakhir, malempu atau kejujuran, harus selalu dipelihara, baik kepada orang lain, diri sendiri, maupun organisasi yang dipimpin.

“Kepemimpinan perlu memberi manfaat lebih luas, tidak hanya profit, tetapi juga bagi lingkungan, masyarakat, dan prinsip ESG,” ujar JK.

Pesan ini sejalan dengan presentasi Chief Human Capital PT Vale Indonesia, Heriyanto Agung Putra, dalam sesi Inclusive & Sustainable Leadership.

Heriyanto menekankan pentingnya kepemimpinan yang mengelola keberagaman dan menghadapi perubahan dengan tangguh.

“Siapa pun bisa jadi apa pun, sepanjang punya keinginan, energi, dan passion,” katanya.

Pertumbuhan dan Dampak Kehadiran Pemerintah

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyampaikan bahwa perekonomian kota tumbuh 7,05 persen pada kuartal terakhir.

Namun, ia menyatakan pertumbuhan semata tidak cukup, tetapi harus berdampak langsung pada masyarakat.

“Apakah pertumbuhan ini sudah merasuk ke masyarakat? Ini pertanyaan mendasar,” ujarnya.

Munafri menyebut pemerintahan perlu beralih dari good government menuju impactful government, yang benar-benar menghasilkan dampak nyata.

Sebagai contoh, ia menyebutkan aplikasi Lontara+, yang menggabungkan 341 aplikasi lokal menjadi satu platform terpadu.

Pesan-pesan dari para pembicara menjadi benang merah summit.

Kepemimpinan tidak hanya soal posisi, kewenangan, atau keuntungan bisnis, tetapi juga keberanian mengambil keputusan dan memastikan manfaatnya bagi banyak pihak.

Para peserta dan pembicara sepakat bahwa kepemimpinan yang baik harus mengedepankan nilai-nilai lokal, keberlanjutan, dan dampak sosial yang inklusif.

Makassar Leadership Summit 2026 menjadi ajang inspirasi baru bagi para pemimpin masa depan di Indonesia.

Komentar