Makassarviral.com, Makassar, Jumat, 16/10/2026 — PDAM Makassar dan OJK Sulselbar mengadakan pertemuan untuk membahas solusi kendala pasokan air di kantor OJK Makassar, termasuk rencana penyesuaian jaringan perpipaan.
PDAM Makassar dan OJK Sulselbar Koordinasikan Solusi Kendala Pasokan Air Bersih
Andi Syahrum, Pelaksana Tugas Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, bersama Plt Direktur Keuangan Wirda Fauzah Madjid, menerima audiensi OJK Sulselbar di Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jumat, 16/10/2026.
Rombongan OJK Sulselbar dipimpin Asisten Direktur OJK Sulselbar Kota Makassar, Rifnal Alfani.
Rifnal menyampaikan bahwa pertemuan tersebut memberikan kejelasan mengenai tahapan administrasi dan proses tindak lanjut rencana penyesuaian jaringan perpipaan untuk mengatasi kendala pasokan air di kantor OJK Makassar.
“Terima kasih atas penerimaan yang baik dari jajaran PDAM Makassar. Melalui pertemuan ini, kami mendapatkan penjelasan mengenai tahapan administrasi dan tindak lanjut rencana penyesuaian jaringan pipa untuk mengatasi kendala pasokan air di kantor kami. Kami berharap proses ini dapat berjalan dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Rifnal, Jumat, 16/10/2026.
Andi Syahrum menyambut baik koordinasi yang dilakukan OJK Sulselbar.
“Yang paling penting, semua harus dipastikan terlebih dahulu. Kita perlu memastikan ketersediaan air, kondisi jaringan, perizinan, dan pembiayaan agar pelaksanaannya berjalan baik dan tidak menimbulkan kendala di kemudian hari,” kata Andi Syahrum, Pelaksana Tugas Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Jumat, 16/10/2026.
Andi Syahrum juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi antara pelanggan dengan jajaran teknis Perumda Air Minum Kota Makassar.
Langkah tersebut diperlukan untuk mengidentifikasi kendala sekaligus menentukan alternatif penyelesaian yang sesuai dengan kondisi di lapangan.
Sebagai tindak lanjut, Andi Syahrum meminta jajaran terkait memastikan seluruh persyaratan teknis dan administrasi terpenuhi.
Persyaratan Teknis dan Administrasi
Persyaratan tersebut meliputi hasil survei lapangan, perizinan penggalian jalan, hingga rincian pembiayaan pekerjaan.
“Kami ingin memastikan seluruh persyaratan teknis dan administrasi terpenuhi, mulai dari hasil survei, perizinan penggalian jalan, hingga rincian pembiayaan. Dengan begitu, pelaksanaannya bisa berjalan lebih terarah dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Rifnal mengapresiasi penerimaan dan penjelasan yang diberikan jajaran Perumda Air Minum Kota Makassar.
Ke depannya, rencana penyesuaian jaringan akan memperhatikan hasil pemeriksaan teknis, kelengkapan administrasi, perizinan, serta kesiapan pembiayaan sebelum pekerjaan dilaksanakan.
