Sulseltimes.com, Makassar, Rabu, 23/09/2026 — Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar Andi Syahrum menerima kunjungan perwakilan purnabakti di kantor perusahaan untuk membahas hak pensiun yang belum seluruhnya diterima dan rencana pembentukan wadah komunikasi mantan pegawai.
Aspirasi Purnabakti soal Hak Pensiunan
Kunjungan tersebut berlangsung di Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Ratulangi.
Andi Syahrum memberi kesempatan kepada para purnabakti untuk menyampaikan berbagai persoalan secara langsung kepada manajemen.
H Aziz Maddo mengatakan pembayaran hak pensiun sejumlah mantan pegawai yang telah memasuki masa purnabakti masih tertunda.
“Alhamdulillah, ini adalah solusi untuk kita bisa mendapatkan hak-hak kita nanti, terutama masalah pensiunan yang pembayaran haknya tertunda,” kata H Aziz Maddo, perwakilan purnabakti PDAM Makassar, Rabu, 23/09/2026.
Menurut H Aziz, pertemuan langsung dengan pimpinan perusahaan menjadi momentum penting bagi para purnabakti untuk menyampaikan aspirasi dan mencari solusi bersama.
Selain hak pensiun, perwakilan purnabakti juga membahas rencana pembentukan wadah bagi mantan pegawai PDAM Makassar.
Wadah tersebut diharapkan menjadi tempat berkumpul, berinteraksi, dan menghimpun aspirasi untuk disampaikan kepada manajemen.
Menurut H Aziz, gagasan tersebut sebenarnya telah lama ada, tetapi respons positif manajemen menciptakan peluang untuk merealisasikan.
Pengalaman Purnabakti Tetap Dibutuhkan
Andi Syahrum mengatakan perkembangan perusahaan tidak dapat dipisahkan dari kontribusi pegawai yang telah mengabdi lebih dahulu.
“PDAM ini tidak bisa juga kalau tidak didukung oleh eks pegawai. Kami masih membutuhkan dukungan dan ide-ide dari teman-teman purnabakti,” kata Andi Syahrum, Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Rabu, 23/09/2026.
Andi juga menyatakan kesiapan manajemen membantu pembentukan wadah purnabakti sebagai sarana menjaga komunikasi antara perusahaan dan mantan pegawai.
“Kami siap membantu purnabakti PDAM. Kita sama-sama,” kata Andi Syahrum, Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Rabu, 23/09/2026.
Dalam dialog yang sama, Andi menyinggung tantangan pasokan air baku saat kondisi kemarau dan kebutuhan terus berinovasi.
Ia mengatakan perusahaan perlu mengoptimalkan sumber daya yang tersedia agar kebutuhan masyarakat atas layanan air bersih tetap dapat dipenuhi.
Pengalaman para purnabakti dinilai dapat menjadi sumber gagasan untuk mendukung penanganan tantangan pelayanan tersebut.
Dialog ini membuka ruang koordinasi yang lebih terbuka antara manajemen dan purnabakti, terutama untuk pembahasan hak pensiun dan pembentukan wadah komunikasi yang terstruktur.
