Makassarviral.com, Makassar, Jumat, 07/08/2026 — Perumda Air Minum Kota Makassar menghadapi tantangan serius akibat maraknya pencurian meter air yang menghambat pelayanan kepada pelanggan dan mengurangi potensi pendapatan perusahaan.
Kendala Layanan dan Kebutuhan Meter Air
Pelaksana Tugas Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menyatakan ketersediaan meter air menjadi persoalan utama perusahaan saat ini.
Kondisi tersebut diperparah oleh maraknya aksi pencurian perangkat pengukur air tersebut.
“Layanan pelanggan kita sekarang terkendala oleh meteran dan tentu suplai air bersih. Yang menjadi keluhan masyarakat saat ini adalah meteran, apalagi sekarang marak pencurian meter air,” kata Andi Syahrum, Jumat, 07/08/2026.
Kebutuhan perangkat tersebut terus meningkat setiap tahun untuk berbagai keperluan.
Perusahaan membutuhkan meter baru untuk mengganti perangkat yang hilang akibat pencurian.
Perangkat baru juga diperlukan untuk mengganti unit yang rusak serta melayani pemasangan sambungan baru.
Perumda Air Minum Makassar membutuhkan sekitar 30 ribu unit meter air sepanjang tahun ini.
“Yang dibutuhkan bukan hanya karena pencurian, tetapi juga untuk penggantian meter yang rusak dan pemasangan sambungan baru. Total kebutuhan tahun ini sekitar 30 ribu meter,” ujar Andi Syahrum, Jumat, 07/08/2026.
Keterlambatan pengadaan perangkat ini berdampak langsung terhadap kinerja operasional.
Pelanggan yang seharusnya sudah dapat menikmati layanan belum bisa terpasang sambungan.
Kondisi ini turut memengaruhi perolehan potensi pendapatan perusahaan.
Antisipasi Musim Kemarau
Perusahaan juga terus mengantisipasi dampak musim kemarau terhadap pasokan air baku.
Distribusi air ke wilayah utara dan timur Makassar sempat berjalan normal sebelumnya.
Kondisi tersebut mulai berubah seiring menurunnya debit Sungai Lekopancing yang menjadi sumber air baku.
Kapasitas pompa di Intake Manggala mengalami penurunan produksi terutama pada malam hingga pagi hari.
Manajemen mengoptimalkan pengoperasian pompa pada siang hingga malam hari untuk menjaga kontinuitas distribusi kepada pelanggan.
Peringatan HUT Tanpa Perayaan
Perumda Air Minum Kota Makassar memperingati hari ulang tahun ke-102 tanpa perayaan meriah.
Manajemen memilih mengisi momentum tersebut dengan kegiatan internal berupa zikir dan doa bersama.
Kegiatan ini menjadi bentuk empati terhadap kondisi kekeringan yang tengah dihadapi masyarakat.
“Tanpa seremonial karena kita tahu sekarang kita sedang dilanda kekeringan. Kami memilih kegiatan yang memperkuat keimanan pegawai agar dapat menjalankan hak dan kewajibannya dengan baik,” kata Andi Syahrum, Jumat, 07/08/2026.
