Makassarviral.com, Jakarta, Jumat, 30/10/2026 — IHSG ditutup melemah 1,29% ke level 5.032,44 pada sesi I hari Jumat didorong tekanan jual yang mendominasi sepanjang perdagangan.
Pergerakan IHSG Selama Sesi I
Indeks turun 65,62 poin dari penutupan sebelumnya.
Perdagangan dibuka di level 5.066,94 dan sempat menyentuh tertinggi harian 5.116,01.
Penguatan tidak bertahan lama karena tekanan jual segera mengambil alih.
IHSG merosot hingga level terendah 4.979,34 di bawah angka psikologis 5.000.
Rentang pergerakan dari tertinggi ke terendah mencatat sekitar 136 poin.
Memasuki sesi berikutnya indeks mulai pulih bertahap bergerak di kisaran 5.000 hingga 5.030.
Menjelang penutupan indeks berhasil naik ke area 5.032 sekitar 53 poin di atas titik terendah.
Volume transaksi tercatat 242,53 juta lot dengan nilai Rp5,6 triliun.
Faktor-Faktor yang Mewarnai Pasar
Bank Indonesia menegaskan keputusan suku bunga acuan tidak akan otomatis mengikuti The Federal Reserve, kata Gubernur BI Destry Damayanti, Jumat, 30/10/2026.
Bank sentral memiliki beragam instrumen untuk merespons tekanan ekonomi termasuk pelemahan rupiah yang sempat menembus Rp18.100 per dolar AS.
Bursa Efek Indonesia mengeluarkan lima saham dari daftar short selling November 2026, kata pihak BEI, Jumat, 30/10/2026.
Saham yang dicoret meliputi BBCA, BUMI, ASII, BRPT, dan INDF.
Indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi AS naik 0,5% bulanan pada September 2026 menjadi kenaikan tertinggi dalam enam bulan, menurut data resmi, Jumat, 30/10/2026.
PCE inti naik 0,3% juga mencatat kenaikan tertinggi dalam empat bulan terakhir.
Bank Sentral Eropa mempertahankan suku bunga operasi pembiayaan utama di 2,65% dan fasilitas simpanan 2,5%, kata ECB, Jumat, 30/10/2026.
Keputusan sesuai dengan ekspektasi pasar.
PDB Amerika Serikat tumbuh 3,4% pada kuartal III-2026 melampaui ekspektasi 3,2%, menurut data resmi, Jumat, 30/10/2026.
Kontributor terbesar berasal dari investasi domestik swasta yang melonjak 19,4%.
Pasar mencermati keputusan Bank of Japan yang dijadwalkan diumumkan hari ini dengan konsensus suku bunga tetap di 1,25%.
Estimasi awal PDB zona euro tumbuh 0,2% kuartalan melambat dari 0,6% kuartal sebelumnya, menurut estimasi resmi, Jumat, 30/10/2026.
Tingkat pengangguran zona euro diperkirakan bertahan di 6,4%.
Implikasi dan Arah Pasar ke Depan
IHSG menutup melemah dengan tekanan jual yang mendominasi sepanjang sesi.
Pasar menantikan keputusan moneter dari beberapa bank sentral besar untuk menilai arah ke depan.
Volume perdagangan mencapai 242,53 juta lot dengan nilai transaksi Rp5,6 triliun.
Investor diharapkan mendalami faktor global dan domestik sebelum mengambil keputusan investasi.
