Sulseltimes.com, Jakarta, Minggu, 01/11/2026 — PT Fore Kopi Indonesia Tbk melaporkan kebocoran data pelanggan ke Komdigi yang mengancam 5,7 juta akun.
Kebocoran Data Mencapai 5,7 Juta Akun
Insiden kebocoran data terjadi setelah investigasi internal mendeteksi aktivitas tidak wajar pada platform pengelolaan data perusahaan.
Data yang dapat diakses mencakup nama email telepon tanggal lahir jenis kelamin alamat PIN terenkripsi dan riwayat pembelian.
NIK foto KTP dan data pembayaran tidak disimpan oleh perusahaan.
Respons Perusahaan dan Langkah Mitigasi
“Perusahaan memahami kekhawatiran pelanggan dan mengucapkan maaf sekaligus menegaskan bahwa melindungi data merupakan tanggung jawab mereka,” kata Vico Lomar, CEO PT Fore Kopi Indonesia Tbk, Minggu, 01/11/2026.
Perusahaan menunjuk konsultan keamanan siber untuk investigasi forensik.
Akses ilegal ditutup dan sistem diamankan dalam 24 jam sejak terdeteksi.
Platform diperbarui dan lapisan pengamanan ditambahkan.
Aplikasi Fore mengaktifkan autentikasi dua faktor untuk login pada perangkat baru.
Investigasi Forensik Masih Berlangsung
Konsumen yang terdampak diminta mengganti PIN akun.
Konsumen diminta waspada terhadap panggilan atau pesan mengatasnamakan Fore.
Penyelidikan forensik masih berlangsung.







Komentar