BPSDMP Gandeng Briton English Education, Perkuat Kompetensi Bahasa Inggris SDM Transportasi

Makassar3 Dilihat

Makassarviral.com, Makassar, Senin, 12/10/2026 — BPSDMP Kementerian Perhubungan RI telah menandatangani MoU dengan Briton English Education untuk meningkatkan kompetensi bahasa Inggris SDM transportasi melalui standar Cambridge English, dalam rangka Dies Natalis ke-105 PIP Makassar.

Kerjasama BPSDMP dan Briton English Education

MoU ditandatangani di Kampus Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar, coinciding with Dies Natalis ke-105 PIP Makassar.

“Perwira transportasi lulusan perguruan tinggi Kementerian Perhubungan disiapkan untuk berkarier di kancah nasional maupun internasional. Oleh karena itu, penguasaan bahasa Inggris berstandar global bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kompetensi esensial,” kata Ir. Samsuddin, Plt. Kepala BPSDMP, Senin, 12/10/2026.

Briton English Education sebagai Authorised Centre Cambridge University Press & Assessment akan menerapkan standar Cambridge English di perguruan tinggi kedinasan BPSDMP.

“Kami merasa terhormat dipercaya oleh BPSDMP untuk mendampingi peningkatan mutu SDM transportasi Indonesia. Melalui pendekatan terstruktur berbasis tolok ukur Cambridge English, kami tidak hanya menyiapkan instrumen penilaian, tetapi juga mengawal penguatan kapasitas para dosen serta modernisasi kurikulum agar proses pembelajaran berjalan efektif dan relevan dengan kebutuhan industri transportasi global,” kata Sirajuddin Tenri, Direktur Briton English Education, Senin, 12/10/2026.

Implementasi Kerja Sama melalui PKS

Selanjutnya kerja sama akan dijalankan melalui Perjanjian Kerja Sama teknis dengan masing-masing Unit Pelaksana Teknis perguruan tinggi di bawah BPSDMP di seluruh Indonesia.

Langkah ini bertujuan memastikan penerapan standardisasi Cambridge English dapat dilakukan secara terukur dan merata di lingkungan kampus kedinasan perhubungan.

Dengan kolaborasi ini, BPSDMP dan Briton Education menargetkan penguatan ekosistem pendidikan tinggi transportasi yang mampu menjawab kebutuhan industri global.

Peningkatan kompetensi bahasa Inggris diharapkan memperluas kesiapan lulusan untuk bersaing di pasar kerja internasional sekaligus mendukung profesionalisme sektor transportasi Indonesia.

Komentar