Makassarviral.com, Makassar, Rabu, 28/10/2026 — BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku dan Pemkab Wajo memperkuat perlindungan pekerja melalui sinergi untuk memperluas cakupan jaminan sosial, terutama bagi pekerja informal dan kelompok rentan.
Sinergi untuk Perluasan Perlindungan Pekerja
Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku, dr. Suci Rahmad, dan Bupati Wajo, H. Andi Rosman, membahas komitmen perluasan perlindungan dalam pertemuan di Rumah Jabatan Bupati Wajo, Rabu, 28/10/2026. Pertemuan tersebut menjadi momentum penguatan hubungan kelembagaan dan penyelarasan langkah strategis.
Suci mengapresiasi dukungan Pemkab Wajo terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan. Dukungan ini membantu Pemkab Wajo meraih Juara III Jamsostek Award 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
“Penghargaan yang diraih Pemerintah Kabupaten Wajo merupakan bentuk apresiasi atas komitmen dan dukungan pemerintah daerah terhadap perlindungan pekerja,” kata dr. Suci Rahmad, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku, Rabu, 28/10/2026. Ia berharap capaian ini mendorong peningkatan kepesertaan secara berkelanjutan.
Perluasan perlindungan jaminan sosial membutuhkan keterlibatan aktif pemerintah daerah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya. Sinergi ini penting untuk menjangkau pekerja mandiri, pelaku usaha mikro, dan pekerja sektor informal yang memiliki risiko sosial dan ekonomi.
Risiko kecelakaan kerja dan kematian dapat berdampak pada penghasilan dan kesejahteraan keluarga. Karena itu, jaminan sosial ketenagakerjaan diperlukan sebagai perlindungan bagi pekerja dan keluarganya.
Melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), BPJS Ketenagakerjaan memberikan manfaat sesuai ketentuan. Perlindungan ini diharapkan meringankan beban ekonomi keluarga ketika peserta mengalami kecelakaan kerja atau meninggal dunia.
Untuk memperluas cakupan kepesertaan di Kabupaten Wajo, Suci mendorong penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah melalui edukasi masyarakat, optimalisasi dukungan kebijakan daerah, dan peningkatan kesadaran pemberi kerja tentang pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Kami ingin memastikan bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dapat menjangkau seluruh lapisan pekerja, termasuk mereka yang bekerja secara mandiri maupun di sektor informal,” tambahnya. Dengan dukungan pemerintah daerah, upaya perluasan kepesertaan dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan.
Dampak dan Langkah Ke Depan
Penghargaan Jamsostek Award 2026 tidak hanya menjadi pengakuan atas komitmen Pemkab Wajo, tetapi juga mendorong langkah konkret untuk memperluas kepesertaan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Sulawesi Maluku berkomitmen memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan guna mewujudkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui sinergi tersebut, diharapkan lebih banyak pekerja di Kabupaten Wajo memperoleh perlindungan sehingga dapat bekerja dengan lebih aman dan memiliki jaring pengaman sosial ekonomi bagi diri sendiri dan keluarganya.
Sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkab Wajo menjadi fondasi penguatan perlindungan pekerja di wilayah tersebut, dengan fokus pada perluasan cakupan bagi pekerja informal dan kelompok rentan.
BPJS Ketenagakerjaan Pemerintah Wajo







Komentar