Sinergi dan Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat dalam Pelaksanaan PKL 1 Polbangtan Gowa

Makassar2 Dilihat

Makassarviral.com, Bone, Rabu, 07/10/2026 — Polbangtan Gowa memperkuat sinusource daya manusia pertanian melalui Praktik Kerja Lapang 1 bagi mahasiswa Program Studi D3 Budidaya Tanaman Hortikultura dan D3 Budidaya Ternak.

Sinergi dan Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat dalam Pelaksanaan PKL 1 Polbangtan Gowa

Kegiatan selama satu bulan di Kabupaten Bone menyediakan ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu di kampus sekaligus berkolaborasi langsung dengan masyarakat.

Sebanyak 79 mahasiswa, terdiri atas 59 mahasiswa D3 BTH dan 20 mahasiswa D3 BT, ditempatkan di tiga kecamatan yang mencakup 24 kelurahan untuk praktik lapangan realistik.

“Praktik Kerja Lapang merupakan bagian penting dalam membentuk sumber daya manusia pertanian yang kompeten, tangguh, dan siap menghadapi tantangan di lapangan,” kata mahasiswa D3 BTH, 07/10/2026.

Menurut Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, pengalaman di lapangan merupakan bagian esensial dalam pendidikan vokosis pertanian.

“Praktik Kerja Lapang memberikan kesempatan mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh di ruang kelas secara langsung di tengah masyarakat,” ujarnya.

IDHA Widi Arsanti, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), menekankan bahwa PKL menjadi integral dalam pendidikan vokosis karena menawarkan perspektif realitas masyarakat.

“Kami mendorong mahasiswa Polbangtan untuk menjadikan PKL sebagai ruang pembelajaran sekaligus pengabdan kepada masyarakat demi penguatan sektor pertanian daerah,” jelas ia.

Muhammad Amin, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan), menilai PKL sebagai momentum penting dalam membentuk lulusan yang beradaptasi dan mampu berinovasi.

Proses praktik ini melibatkan aktivitas seperti pengelolaan pekarangan rumah melalui budidaya tanaman di polybag, pemeliharaan ayam petelur di kandang Kelompok Tani Wali Walie, serta pengolahan limbah peternaka menjadi pupuk kompos.

Keluaran kegiatan ini mencakup pemeliharaan ternak, sosialisasi pemanfaatan limbah peternaka, dan observasi tata tertib kerja lapangan.

Dampak dan Kesimpulan

Melalui PKL 1, Polbangtan Gowa memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi vokosi, mahasiswa, masyarakat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan sektor pertanian dan peternakan, yang diharapkan melahirkan generasi muda pertanian yang produktif dan berkelanjutan.

PKL 1 menjadi momentum bagi mahasiswa untuk menguji kompetensi mereka dalam kondisi nyata di lapangan sambil memberikan kontribusi positif kepada masyarakat lokal.