Makassarviral.com, Makassar, Jumat, 07/08/2026 — Tim Penggerak PKK Kota Makassar menggelar edukasi ASI eksklusif bagi 300 ibu hamil dan kader PKK dari seluruh perwakilan kecamatan dalam rangka memperingatkan Pekan Ibu Menyusui Dunia 2026.
Peringatan Pekan Ibu Menyusui Dunia
Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Gedung TP PKK Kota Makassar.
Program ini mengusung tema Menyusui untuk Awal Kehidupan yang Berkelanjutan: Perkuat Apa yang Sudah Berjalan.
Kegiatan tersebut merupakan program kerja Pokja IV TP PKK Kota Makassar yang berkolaborasi dengan Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia Sulawesi Selatan serta Dinas Kesehatan Kota Makassar.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta memperoleh berbagai materi mulai dari persiapan menyusui sejak masa kehamilan hingga pemantauan kesehatan ibu dan anak.
Seluruh rangkaian kegiatan dikemas secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, dan sesi tanya jawab.
Ketua Bidang IV TP PKK Kota Makassar, Prof. Dr. Nurlina Subair, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas ibu hamil dan kader PKK.
Mereka diharapkan mampu menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing terkait pentingnya pemberian ASI eksklusif.
Menurutnya, keberhasilan program ASI eksklusif membutuhkan dukungan keluarga, tenaga kesehatan, kader, hingga lingkungan sekitar.
“Melalui kegiatan ini kami berharap para ibu hamil semakin percaya diri mempersiapkan proses menyusui sejak masa kehamilan,” kata Nurlina Subair, Ketua Bidang IV TP PKK Kota Makassar, Jumat, 07/08/2026.
Ia menambahkan, kader PKK juga diharapkan dapat menjadi pendamping sekaligus penyampai informasi yang benar kepada masyarakat.
Peran Penting ASI Eksklusif
Ketua Pokja IV TP PKK Kota Makassar yang juga Ketua AIMI Sulawesi Selatan, Indira Purnamasari, menyampaikan bahwa Pekan Ibu Menyusui Dunia menjadi momentum memperkuat komitmen bersama.
Komitmen ini ditujukan untuk mendukung keberhasilan menyusui sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak serta menekan angka stunting.
“Dengan memberikan ASI sejak dini, kita tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi bayi, tetapi juga berkontribusi dalam menurunkan risiko stunting,” kata Indira Purnamasari, Ketua Pokja IV TP PKK Kota Makassar, Jumat, 07/08/2026.
Ia menambahkan, ASI merupakan anugerah terbaik yang menyediakan nutrisi sempurna serta membangun ikatan emosional antara ibu dan anak.
Narasumber dari AIMI Sulawesi Selatan yang juga Ketua AIMI Luwu Timur, Yuni Fitriyani Natsir, menyampaikan materi SELAMI Menyusui.
Materi tersebut merupakan panduan bagi ibu hamil untuk mempersiapkan proses menyusui sejak masa kehamilan hingga bayi berusia dua tahun atau lebih.
Yuni menjelaskan bahwa materi mencakup pentingnya menyiapkan diri untuk menyusui dengan membangun niat, pengetahuan, serta dukungan keluarga.
“Keberhasilan menyusui dimulai sejak masa kehamilan, bukan setelah bayi lahir,” kata Yuni Fitriyani Natsir, Narasumber AIMI Sulawesi Selatan, Jumat, 07/08/2026.
Ia juga menekankan pentingnya melibatkan suami maupun keluarga sebagai sistem pendukung.
Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak
Materi berikutnya disampaikan oleh Penyuluh Dinas Kesehatan Kota Makassar, Nuraeni.
Ia membahas mengenai Buku Kesehatan Ibu dan Anak yang merupakan panduan utama bagi ibu hamil.
Buku tersebut digunakan untuk memantau kondisi kesehatan sejak masa kehamilan, proses persalinan, masa nifas, hingga tumbuh kembang anak.
“Buku KIA memuat informasi lengkap mengenai jadwal pemeriksaan kehamilan, pemantauan pertumbuhan janin, tanda bahaya kehamilan, dan persiapan persalinan,” kata Nuraeni, Penyuluh Dinas Kesehatan Kota Makassar, Jumat, 07/08/2026.
Ia mengimbau setiap ibu agar selalu membawa Buku KIA setiap kali memeriksakan kehamilan.
Tujuannya agar seluruh riwayat kesehatan ibu dan anak dapat dipantau secara berkesinambungan oleh tenaga kesehatan.
Melalui kegiatan ini, TP PKK Kota Makassar berharap pengetahuan yang diperoleh para peserta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pengetahuan tersebut juga diharapkan dapat diteruskan kepada masyarakat luas demi mewujudkan generasi yang lebih sehat.
