Benahi TPA Antang, Appi Kucurkan Rp23 Miliar: Akses Jalan hingga Antrean Truk Sampah Jadi Sorotan

Daerah6 Dilihat

mediasulsel.id – MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar mulai melakukan langkah serius membenahi sistem pengelolaan sampah di kawasan TPA Antang, Kecamatan Manggala. Fokus utama diarahkan pada penguraian antrean truk sampah serta peningkatan infrastruktur pendukung.

Langkah ini diambil untuk mengatasi kepadatan arus kendaraan yang selama ini kerap terjadi, sekaligus meningkatkan efektivitas distribusi armada pengangkut sampah.


Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa pembenahan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari sistem hingga infrastruktur di lapangan.

“Kami sudah melakukan rapat bersama dinas teknis untuk memastikan solusi penanganan bongkar muat sampah berjalan berkelanjutan,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Sebagai langkah awal, Pemkot Makassar telah menurunkan alat berat tambahan untuk mengurai antrean panjang truk sampah yang sempat memicu kemacetan, terutama pasca arus mudik.

“Soal antrean mobil sampah, kami sudah turunkan alat berat dan akan ditambah lagi,” jelasnya.

Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan anggaran besar untuk mendukung pembenahan infrastruktur. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar mengalokasikan Rp10,63 miliar untuk pembangunan jalan akses menuju TPA Tamangapa.

Selain akses jalan, penataan pedestrian di kawasan sekitar TPA juga menjadi perhatian dengan anggaran mencapai Rp12,65 miliar yang mencakup dua ruas jalan.

Kepala Dinas PU Makassar, Zuhaelsi Zubir, menyebut proyek ini merupakan bagian dari program strategis prioritas pemerintah kota.

“Perbaikan jalan dan akses ini diharapkan mampu mengurai kepadatan lalu lintas serta memperlancar mobilitas armada sampah,” ujarnya.

Munafri menekankan, ke depan TPA Antang tidak hanya menjadi tempat pembuangan akhir, tetapi harus bertransformasi menjadi kawasan pengelolaan sampah yang modern dan terintegrasi.

“Artinya, kita tidak ingin ini hanya menjadi tempat buang sampah semata, tetapi bagaimana pengelolaannya bisa lebih baik,” tegasnya.

Pemkot Makassar juga membuka peluang pengembangan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL), meski saat ini masih dalam tahap komunikasi dan kajian bersama pemerintah pusat.

Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah optimistis pengelolaan sampah di Makassar akan menjadi lebih tertib, efisien, dan berkelanjutan ke depan.

source