Makassarviral.com, Makassar, Minggu, 25/10/2026 — Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis Konservasi Gigi Universitas Hasanuddin menggelar bakti sosial kesehatan gigi dan mulut untuk 108 santri di Pondok Pesantren Tahfidz Ashabul Jannah, Kabupaten Gowa.
Bakti Sosial Kesehatan Gigi di Pesantren Ashabul Jannah
Kegiatan diikuti oleh 108 santri dan santriwati.
Rangkaian kegiatan meliputi pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, penyuluhan, serta praktik menyikat gigi bersama.
Bakti sosial ini bertujuan meningkatkan kesadaran santri tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini.
Program juga mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan pesantren.
Hasil Pemeriksaan Temukan Kasus Karies
Sebelum kegiatan utama berlangsung, tim melakukan pemeriksaan awal atau screening terhadap para santri.
Hasil pemeriksaan menunjukkan sejumlah santri mengalami karies atau gigi berlubang.
Temuan tersebut menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan gigi secara berkala.
Masalah yang ditemukan dapat ditangani sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih serius.
“Usia mereka masih muda dan perjalanan untuk meraih cita-cita masih panjang. Oleh karena itu, kesadaran untuk menjaga dan merawat gigi sejak dini sangat penting agar permasalahan kesehatan gigi dan mulut dapat dicegah maupun ditangani sedini mungkin,” kata Prof. Nurhayaty Natsir, Ketua Program Studi Konservasi Gigi Unhas, Minggu, 25/10/2026.
Prof. Nurhayaty, yang akrab disapa Prof. Yaya, menjelaskan edukasi kesehatan gigi perlu diberikan sejak usia dini.
Anak-anak dan remaja diharapkan memahami pentingnya menjaga kebersihan gigi serta melakukan pencegahan terhadap berbagai masalah kesehatan gigi dan mulut.
Dalam rangkaian bakti sosial, para santri mendapatkan penyuluhan mengenai cara menjaga kebersihan gigi dan mulut.
Mereka juga diajarkan teknik menyikat gigi yang benar serta pentingnya memeriksakan gigi secara berkala ke dokter gigi.
Para peserta mengikuti praktik menyikat gigi bersama.
Melalui kegiatan ini, mereka memperoleh pengetahuan secara teori dan mempraktikkan kebiasaan menjaga kesehatan gigi dengan cara yang tepat.
Pesantren Sambut Baik dan Harapan Kedepan
Pihak Pondok Pesantren Tahfidz Ashabul Jannah menyambut baik pelaksanaan bakti sosial yang diinisiasi PPDGS Konservasi Gigi Unhas.
Kegiatan dinilai memberikan manfaat dalam menambah pengetahuan santri dan santriwati mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Dukungan pihak pesantren ditunjukkan melalui pendampingan selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Pendampingan meliputi pemeriksaan kesehatan, penyuluhan, hingga praktik menyikat gigi bersama.
Kolaborasi ini merupakan wujud sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan keagamaan.
Sinergi tersebut mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya di Kabupaten Gowa dan sekitarnya.
PPDGS Konservasi Gigi Unhas berharap edukasi yang diberikan dapat diterapkan para santri dalam kehidupan sehari-hari.
Penerapan dilakukan baik di lingkungan pesantren maupun di rumah.
Program pengabdian kepada masyarakat diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat.
Upaya ini diharapkan mampu menumbuhkan kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini.
Selain itu, upaya ini mendukung terbentuknya generasi yang sehat, percaya diri, dan peduli terhadap kesehatan diri.
