Makassarviral.com, Makassar, Selasa, 13/10/2026 — Universitas Bosowa mer Dies Natalis ke-40 dengan Rapat Senat Terbuka, menyoroti pencapaian empat dekade dan rencana transformasi ke depan.
Perayaan Dies Natalis ke-40 Universitas Bosowa
Rapat Senat Terbuka digelar di Gedung Balai Sidang “45” Universitas Bosowa dan dapat diikuti secara hybrid melalui live streaming YouTube Universitas Bosowa.
Pembukaan Rapat Senat dilakukan oleh Ketua Senat Universitas Bosowa.
Doa pembacaan dipimpin oleh Dr. Khumaidi Ali, SQ., MTHI.
Sambutan disampaikan oleh Rektor Universitas Bosowa, Prof. Dr. Ir. Batara Surya, S.T., M.Si., dan Ketua Badan Pengurus Harian Yayasan Aksa Mahmud, Asrul Hidayat.
“Usia 40 tahun bukanlah waktu yang singkat. Angka ini menandai sebuah perjalanan panjang penuh dedikasi, kerja keras, dan prestasi. Dari tahun ke tahun, kampus kita terus tumbuh menjadi pusat ilmu pengetahuan, inovasi, dan pencetak generasi muda yang siap membangun bangsa dan negara,” kata Prof. Dr. Ir. Batara Surya, S.T., M.Si., Rektor Universitas Bosowa, Selasa, 13/10/2026.
“Semua pencapaian ini tentu tidak lepas dari kerja sama yang baik dari seluruh civitas akademika serta dukungan para alumni dan mitra kerja kita,” kata Prof. Dr. Ir. Batara Surya, S.T., M.Si., Rektor Universitas Bosowa, Selasa, 13/10/2026.
“Oleh karena itu, pada kesempatan ini, saya menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah memajukan Universitas Bosowa,” kata Prof. Dr. Ir. Batara Surya, S.T., M.Si., Rektor Universitas Bosowa, Selasa, 13/10/2026.
Orasi Ilmiah dan Penghargaan
Orasi pertama disampaikan oleh Prof. Dr. Yulia A. Hasan, S.H., M.H., Dekan Fakultas Hukum Universitas Bosowa, dengan tema Perlindungan Lingkungan Wisata Pesisir dari Sampah Plastik.
Dalam orasinya, hak atas lingkungan yang sehat membutuhkan pelayanan dan penegakan hukum yang nyata, serta pengelolaan kawasan pesisir perlu terus dinilai dan diperbaiki agar aktivitas wisata memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa mengorbankan keberlanjutan lingkungan.
Orasi kedua disampaikan oleh dr. Irma Rahayu, M.Biomed., Sp.P., Ketua Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Bosowa, dengan tema Menjaga Napas, Menguatkan Indonesia Transformasi Kesehatan Paru untuk Masa Depan Bangsa.
Dalam orasinya, kesehatan paru dianggap sebagai bagian penting dari pembangunan kualitas manusia, karena napas berkaitan dengan produktivitas, kualitas hidup, dan kemampuan masyarakat untuk tumbuh serta berkontribusi bagi bangsa.
Dies Natalis ke-40 juga menjadi momentum untuk memberikan penghargaan kepada dosen dan tenaga kependidikan purnabakti yang telah mendedikasikan waktu, tenaga, dan pengabdiannya bagi Universitas Bosowa.
Penghargaan tersebut menjadi simbol bahwa perjalanan sebuah universitas tidak pernah dibangun oleh satu generasi saja, melainkan merupakan hasil kerja bersama yang melibatkan seluruh elemen universitas.
“Bosowa Education ke depannya terus bertransformasi dalam rangka memajukan SDM, terkhusus bidang pendidikan,” kata Asrul Hidayat, Ketua Badan Pengurus Harian Yayasan Aksa Mahmud, Selasa, 13/10/2026.
Dengan demikian, usia 40 tahun menjadi titik untuk memperkuat transformasi dan menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan masa depan.
